Kisah Kapal The Flying Dutchman

14924_556422944377211_156034764_n

Kapal The Flying Dutchman beratnya 420 ton panjangnya 170 meter,dipersenjatai dengan senapan 46 selebaran 23 di setiap sisi,18 meriam pon 24 di dek utama.ada sepasang pemburu busur, masing-masing dalam bentuk culverin tiga laras, memberinya jangkauan yang luar biasa selama pengejaran dan Kapal yang lebih organik materi tanaman dari kayu dan berlayar, sangat bertatahkan dengan kehidupan laut yang mencerminkan hubungan yang kuat ke laut. Ini mungkin hasil dari fiktif Belanda yang sering terendam. Selain itu, ternyata hasil dari kutukan yang mengubah awak menjadi monster seperti ketika rusak dengan kematian Davy Jones ‘, kapal itu sendiri kehilangan semua kehidupan laut yang melekat padanya.

Dalam Pirates of the Caribbean
————————————
Sebuah kapal legendaris kapten oleh Tuhan memproklamirkan Diri Laut Davy Jones. Diberikan kepadanya oleh kekasihnya Calypso Dewi laut kapal itu supranatural dapat melakukan perjalanan di luar tepi peta dan masuk dan keluar dari Davy Jones Locker acompied oleh lampu kilat hijau mistis. Kapal itu digunakan untuk mengangkut jiwa-jiwa orang mati di laut dari dunia ini ke depan, selama 10 tahun. Tapi ketika Calypso tidak setia kepada Jones, keluar dari patah hati dan marah dia mengukir hatinya dan terkunci ke dalam dada, Ia kemudian memulai teror di laut tenggelam kapal atau mengirim Kraken untuk melakukannya.

Semakin dia melakukannya semakin ia menjadi rakasa dan kapalnya berubah juga dari tampilan yang emas murni dan itu menjadi sebuah kapal tampak jahat. Ia memiliki kemampuan untuk pergi bawah air dan berlayar di bawah gelombang. Kebanyakan kali pelaut melihatnya Melanggar gelombang sebagai buaya haluannya dengan kepala sosok iblis menunjukkan itu sendiri. Buritan jarang terlihat tapi kelihatannya seperti mulut rakasa dengan obor sebagai mata. Kapal itu memiliki penggulung yang dapat digunakan untuk memanggil Kraken untuk melakukan penawaran Jones. Setelah Lord Cutler Beckett menguasai Davy Jones, ia diperintahkan untuk menggunakan pelatih asal Belanda itu tenggelam dan memusnahkan Pirates seberang lautan. Merasa Jones bisa dipercaya, Beckett dikirim Aide nya Ian Mercer dan Laksamana James Norrington dan garnisun soliders EITC on board, Mereka dikirim untuk menangkap kapal bajak laut cina tuan Sao Feng Ratu, membunuh dia dalam proses. Kapal itu ditarik tapi Norrington memiliki perubahan hati dan mengatur kru gratis tapi dibunuh. Pelatih asal Belanda kemudian diadu melawan Black Pearl dalam pertempuran sekitar Calypso Maelstrom. Dalam hati Proses Davy Jones ditikam oleh William Turner dan Jones jatuh ke pusaran pusaran air sebagai Belanda jatuh ke dalamnya juga. Ketika Flagship EITC Berupaya itu akan setelah Mutiara Hitam, The Dutchman muncul kembali tapi pergi adalah fitur yang jahat dan kru itu tidak lagi rusak. The Dutchman dan Pearl menghancurkan dan usaha EITC itu dikalahkan. The Dutchman itu akhirnya digunakan untuk tujuan aslinya. Nasib kapal tidak diketahui.
———————————————————————————————
Banyak versi dari cerita ini. Menurut beberapa, cerita ini berasal dari Belanda, sementara itu yang lain meng-claim bahwa itu berasal dari sandiwara Inggris The Flying Dutchman (1826) oleh Edward Fitzball dan novel “The Phantom Ship” (1837) oleh Frederick Marryat, kemudian di adaptasi ke cerita Belanda “Het Vliegend Schip” (The Flying Ship) oleh pastor Belanda A.H.C. Römer. Versi lainnya termasuk opera oleh Richard Wagner (1841) dan “The Flying Dutchman on Tappan Sea” oleh Washington Irving (1855).

Berdasarkan dari beberapa sumber, Kapten Belanda pada abad ke 17 Bernard Fokke adalah contoh dari kapten kapal hantu tersebut. Fokke mendapatkan kemasyhuran atas perjalan dari Belanda ke Jawa dengan kecepatan yang luar biasa dan dicurigai mempunyai ikatan dengan Iblis untuk meningkatkan kecepatannya. Berdasarkan dari beberapa sumber, kapten tersebut dipanggil dengan Falkenburg didalam cerita versi Belanda. Dia dipanggil dengan “Van der Decken” (artinya off the deck|Diatas Geladak) dalam versi Marryat’s dan “Ramhout van Dam” dalam versi Irving’s. Sumber tidak setuju bahwa “Flying Dutchman” adalah nama dari kapal atau nama panggilan untuk sang kapten.
Menurut banyak versi, sang kapten berjanji bahwa dia tidak akan mundur pada saat badai, tapi akan melanjutkan usahanya untuk mencari Cape of Good Hope walaupun sampai hari kiamat. Menurut beberapa versi, kejahatan yang mengerikan telah terjadi, atau awak kapalnya telah tertular oleh wabah penyakit pes dan tidak diijinkan untuk berlabuh di seluruh pelabuhan. Sejak itu, kapal dan awaknya dihukum untuk selalu berlayar, tidak pernah kedarat. Menurut beberapa versi, ini terjadi pada tahun 1641, yang lain menebak tahun 1680 atau 1729.

Banyak catatan persamaan dari Flying Dutchman dengan kisah umat Kristen The Wandering Jew.
Terneuzen (Belanda) disebut sebagai rumah sang legenda Flying Dutchman, Van der Decken, seorang kapten yang mengutuk Tuhan dan telah dihukum untuk mengarungi lautan selamanya, telah diceritakan dalam novel karya Frederick Marryat – The Phantom Ship dan Richard Wagner opera.

Beberapa saksi penampakan The Flying Dutchman :

1823 Kapten Oweb dari kapal HMS Leven; dua kali melihat kapal kosong yang terombang ambing di tengah samudera, salah satunya mungkin the Flying Dutchman.

1835 Sebuah kapal Inggris sempat melihat The Flying Dutchman yang melaju kencang ke arahnya tapi setelah dekat menghilang begitu saja.

1879 Beberapa awak kapal SS Petrogia sempat melihat kapal hantu tersebut.

1881 3 awak kapal HMS Baccante yang di dalamnya terdapat King George V melihatnya. Keesokan harinya seornag awak yang sempat melihat tiba2 mati secara mendadak.

1939 Terlihat di Mulkenzenberg, membuat orang2 yang melihatnya bingung karena tiba2 saja kapal tua itu menghilang begitu saja.

1941 Terdapat laporan dari Pantai Glenclaim tentang sebuah kapal tua yang menabrak karang. Setelah diselidiki tak ada sedikitpun bangkai kapal di sekitarnya.

1942 Terlihat oleh kapal MHS Jubille di dekat Cape Town, Afrika selatan.

Menurut cerita dongeng, Flying Dutchman selalu terlihat dari jauh, kadang-kadang disinari dengan cahaya hantu.The Flying Dutchman adalah kapal hantu yang tidak akan pernah bisa berlabuh, tetapi harus mengarungi “tujuh lautan” selamanya.

Oleh Penulis Tri Sulistiono

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s